Tokoh Agama Banggai Kepulauan, Ajak Masyarakat jangan Bikin Kerusuhan dan Terima Putusan MK Hasil Pilpres 2019

Polres Bangkep – Tokoh pemuka agama Kabupaten Banggai Kepulauan meminta pada masyarakat agar tidak terpancing segala bentuk cuitan atau segala macam provokasi pasca Pilpres 2019.

Di mana, Pemilu sejatinya untuk menjaga asas demokrasi di Indonesia untuk memilih pemimpin demi kemajuan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia. Sebaliknya karena ada ulah campur tangan sebagian elit politik, mengatasnamakan gerakan rakyat yang tidak puas hasil pemilu, justru terkesan ada indikasi adu domba sesama rakyat.

Untuk itu para tokoh pemuka agama Kabupaten Banggai Kepulauan mendukung dan mengapresiasi langkah TNI dan Polri dalam menjalankan tugas untuk menjaga keamanan negara dan menindak para perusuh menjelang gugatan Pilpres di Makamah Konstitusi (MK) yang akan digelar pada bulan Juni.

“Saya mengimbau pada seluruh umat, baik yang beragama islam atau yang lain agar untuk bersama sama untuk mematuhi keputusan MK,” terang Bahar Dg. Mappa selaku Tokoh Agama Islam di Kab. Bangkep. Senin (10/6/2019).

Tidak hanya itu, Bahar juga menuturkan bahwa apapun bentuk dari tidak terimanya hasil Pemilu seyogyanya diselesaikan di MK dan apapun hasil dari putusan MK masyarakat harus menerima, tidak terhasut atau terprovokasi untuk membuat kerusuhan.

“Yang tidak bisa menerima hasil pemilu, mari kita lakukan melalui sistem konstitusi yaitu melalui Mahkamah Konstitusi.

Sebagai tokoh agama berharap pada masyarakat untuk selalu menjalin silaturahmi antar umat guna tercipta kesatuan dan kesatuan NKRI.

“Untuk itu mari kita jaga tali silaturahmi kita, demi keutuhan NKRI,” pungkas Bahar Dg. Mappa.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *